Tafsir Mimpi Islam
Tafsir Mimpi Islam

Mimpi Tangga dalam Islam

Makna

Menaiki tangga menandakan naiknya kedudukan setahap demi setahap melalui usaha yang jujur.

سلم

صعود السلم ارتقاء في المكانة درجة درجة بجهد صادق.

Tentang mimpi ini

Tangga dalam mimpi — apa artinya menurut Islam?

Tangga ditafsirkan menurut keadaannya, sejauh mana ia menjangkau, dan apakah si pemimpi naik atau turun. Menaiki tangga yang kokoh anak tangga demi anak tangga adalah tafsir baik yang mapan: kenaikan yang diraih dengan tertib, tanpa melompati apa yang memang harus dilalui. Tangga yang patah, atau yang anak tangganya hilang, ditafsirkan sebagai sarana kenaikan yang berlubang — dan para penafsir memandang lubang itu sebagai sesuatu yang sudah diketahui si pemimpi. Tangga yang tidak bersandar pada apa pun, atau yang tidak sampai ke mana-mana, ditafsirkan sebagai tenaga yang dihabiskan untuk naik ke kedudukan yang tidak ada. Menuruni tangga dengan sengaja ditafsirkan sebagai mundur yang dipilih sendiri, dan itu lebih baik daripada jatuh; jatuh dari tangga mengarah kepada kedudukan yang hilang karena tergesa-gesa. Memegangi tangga untuk orang lain ditafsirkan sebagai mengangkat orang lain, dan tafsir lama memandangnya lebih baik daripada menaikinya sendiri. Tangga dari kayu, kain atau tali — apa pun yang melengkung ditimpa beban — ditafsirkan sebagai sandaran yang bergantung pada kebaikan hati orang lain, bukan pada pijakan si pemimpi sendiri.

Tangga: dari mana arti ini berasal?

Kata Arab sullam sejak awal berarti sarana, bukan sekadar benda: Al-Qur'an memakainya untuk tangga menuju langit yang dengannya seseorang dapat menguping (ath-Thur 52:38), dan justru maksudnya adalah bahwa ia sarana menuju sesuatu yang di luar jangkauan. Dalam pengertian itulah para penafsir memakainya. Kenyataan sederhana benda itu pun menopangnya: tangga adalah satu-satunya cara naik yang tidak bisa diburu-buru, sebab setiap anak tangga harus diinjak.

Tangga dalam mimpi — apakah pertanda buruk?

Mimpi menaiki tangga bukan janji kenaikan pangkat, dan jatuh dalam mimpi bukan peringatan akan kemunduran. Ia tidak membawa hukum apa pun dan tidak memutuskan apa-apa tentang pekerjaan, studi, atau permohonan yang sedang menggantung. Cita-cita maupun kecemasan tentang kemajuan sama-sama cukup untuk melahirkan mimpi ini dengan sendirinya. Jika ia mengganggumu, berlindunglah kepada Allah, berbaliklah ke sisi yang lain, dan simpanlah untuk dirimu sendiri.

Terakhir diperbarui: 2026-08-14

Tafsir mimpi diambil dari sumber Islam klasik bila ada, dan dari simbolisme umum bila tidak. Ini panduan, bukan ketetapan hukum. Wallahu a'lam.

Mimpi Populer