Persiapan Menyambut Ramadan: Daftar Pekan demi Pekan
Terakhir diperbarui:

Kebanyakan orang merencanakan Ramadan pada malam pertama Ramadan, dan itu sudah terlambat. Halaman ini adalah daftar persiapan untuk pekan-pekan sebelum ia dimulai, disusun menurut berapa banyak waktu yang masih Anda punya.
Enam sampai Delapan Pekan Sebelumnya
Berpuasalah pada hari-hari sunnah di bulan Syakban. Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwa ia tidak pernah melihat Nabi ﷺ berpuasa sebulan penuh selain Ramadan, dan tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak pada bulan mana pun selain Syakban. Dalam Bukhari dan Muslim.
Ada alasan praktis di samping alasan ibadah. Orang yang belum berpuasa sejak Ramadan lalu akan menghabiskan pekan pertamanya mengurus sakit kepala alih-alih shalat. Beberapa puasa di Syakban memindahkan penyesuaian itu keluar dari Ramadan.
Qadha puasa yang tertinggal dari Ramadan lalu. Ia adalah utang, dan Aisyah radhiyallahu 'anha biasa mengqadhanya di Syakban karena keadaannya tidak memungkinkan waktu yang lebih awal.
Empat Pekan Sebelumnya
Tetapkan tanggal perhitungan zakat Anda jika ia jatuh di Ramadan, dan hitunglah angkanya sekarang alih-alih meninggalkannya untuk sepuluh malam terakhir ketika perhatian Anda seharusnya di tempat lain.
Perbaiki tidur Anda. Ramadan runtuh bagi kebanyakan orang bukan karena lapar, melainkan karena jadwal malam yang datang tanpa persiapan. Mulailah bergeser ke tidur lebih awal dan bangun sebentar sebelum fajar dari sekarang.
Ajukan cuti jika Anda mengambilnya, dan tentukan lebih dulu malam-malam mana dari sepuluh terakhir yang akan Anda lindungi.
Dua Pekan Sebelumnya
Pilih satu hal untuk diperbaiki dan satu hal untuk dibangun. Bukan lima. Orang yang memasuki Ramadan dengan rencana mengkhatamkan Al-Qur'an, mengerjakan semua shalat sunnah, bersedekah setiap hari, menghafal surah baru dan meninggalkan tiga kebiasaan, tidak akan mengerjakan satu pun dari semuanya pada hari kesepuluh.
Susun rencana Al-Qur'an dalam halaman, bukan dalam perasaan. Satu khatam sebulan adalah dua puluh halaman sehari, yang terbagi menjadi empat halaman setelah setiap shalat. Aritmetika itulah yang membuatnya terjadi.
Isi dapur. Iftar yang tidak direncanakan berubah menjadi pesan antar, dan sebulan pesan antar adalah biaya kesehatan sekaligus anggaran yang seharusnya bisa menjadi sedekah.
Sepekan Sebelumnya
Rukyat hilal atau ikuti pengumuman lembaga yang biasa Anda ikuti. Syakban berjumlah dua puluh sembilan atau tiga puluh hari, dan setiap tahun ada yang terkecoh.
Niatkan bulannya. Pada malam sebelum puasa pertama, tetapkan bahwa Anda berpuasa Ramadan — niat puasa wajib dibuat sebelum fajar.
Mintalah maaf kepada siapa pun yang Anda zalimi, dan maafkanlah siapa yang bisa Anda maafkan. Nabi ﷺ menggambarkan orang yang Ramadannya berlalu tanpa dosanya diampuni sebagai orang yang merugi, dan penghalangnya biasanya sesuatu yang terutang kepada manusia, bukan kepada Allah.
Malam Pertama
Shalatlah Tarawih jika Anda mampu, dan jika tidak mampu seluruhnya, kerjakan sebagiannya. Ia sunnah, dan shalat yang lebih pendek namun dijaga sepanjang bulan lebih bernilai daripada yang panjang lalu ditinggalkan.
Makanlah secukupnya pada iftar pertama. Kesalahan paling umum di Ramadan adalah memperlakukan makan pertama sebagai hadiah, dan itu menetapkan pola bagi sebulan penuh.
Yang Tidak Perlu Dilakukan
Jangan merencanakan Ramadan yang milik orang dengan waktu lebih banyak daripada Anda. Seorang mahasiswa, seorang perawat shift malam dan seorang ibu dengan bayi tidak sedang menjalani bulan yang sama, dan menyalin jadwal yang disusun untuk orang lain adalah cara paling pasti untuk merasa gagal di pekan kedua.
Tentukan apa yang sanggup ditampung Ramadan Anda, lalu pegang sampai akhir. Keistikamahanlah yang dipuji riwayat: Nabi ﷺ bersabda amal yang paling dicintai Allah adalah yang paling konsisten, sekalipun sedikit.