Tafsir Mimpi Islam
Tafsir Mimpi Islam

Mimpi Hijau (warna) dalam Islam

Makna

Warna hijau menandakan keimanan, keberkahan, dan surga; mengenakan warna hijau adalah kabar gembira.

اللون الأخضر

اللون الأخضر إيمان وبركة وجنة، ولبسه بشارة.

Tentang mimpi ini

Hijau (warna) dalam mimpi — apa artinya menurut Islam?

Warna hijau ditakwilkan menurut apa yang berwarna hijau dan menurut cara ia dipakai atau dilihat. Mengenakan pakaian hijau termasuk takwil terbaik dalam seluruh bab ini: keadaan yang baik, urusan yang lurus, dan dalam takwil terdahulu seseorang yang agamanya beres. Tumbuhan hijau atau tanah yang menghijau ditakwilkan sebagai keberkahan yang turun pada suatu tempat, dan khususnya pada penghidupan. Hijau yang muncul setelah kekeringan memikul takwil yang paling kuat — kelegaan yang datang justru di tempat yang sudah dianggap tak berharap. Diberi sesuatu yang berwarna hijau ditakwilkan sebagai menerima apa yang dilambangkan warna itu, bukan telah memilikinya. Hijau yang gelap, kusam, atau mulai berubah ditakwilkan sebagai kebaikan yang menyurut, bukan sebagai keburukan. Melihat orang yang dikenal berpakaian hijau memindahkan takwilnya kepada keadaan orang itu, dan para penakwil berhati-hati di sini, menolak menjadikannya laporan tentang siapa pun yang telah wafat. Air yang hijau atau langit yang hijau ditakwilkan lebih dahulu menurut lambangnya masing-masing — warna tidak mengalahkan hakikat bendanya sendiri.

Hijau (warna): dari mana arti ini berasal?

Yang satu ini berpijak pada nas dan tidak perlu dihias. Al-Qur'an menggambarkan penghuni Surga mengenakan pakaian hijau dari sutra halus (al-Kahf 18:31, al-Insan 76:21) dan menggambarkan mereka bersandar pada bantal-bantal hijau (ar-Rahman 55:76). Selain itu, di negeri yang hijaunya berarti hujan telah turun, warna itu sudah menjadi wujud kasih sayang yang terlihat bahkan sebelum ada penakwil yang menyentuhnya.

Hijau (warna) dalam mimpi — apakah pertanda buruk?

Melihat warna hijau bukan sertifikat atas apa pun, dan ia tidak mengatakan apa-apa tentang kedudukan si pemimpi atau siapa pun di sisi Allah. Para penakwil paling tegas justru pada titik ini: kedudukan seseorang tidak ditetapkan oleh mimpi, dan mimpi yang baik paling jauh hanyalah dorongan untuk melanjutkan. Ia tidak memuat hukum syar'i. Jika sebuah mimpi meresahkan Anda alih-alih menggembirakan, berlindunglah kepada Allah, berbaringlah miring ke sisi yang lain, dan jangan ceritakan.

Terakhir diperbarui: 2026-08-14

Tafsir mimpi diambil dari sumber Islam klasik bila ada, dan dari simbolisme umum bila tidak. Ini panduan, bukan ketetapan hukum. Wallahu a'lam.

Mimpi Populer